Pengen upgrade kernel linux-2.4.xx (:p use linux-2.4.26) ke kernel linux-2.6.xx (:p use linux-2.6.14), Hal ini menurut pengalaman penulis cukup mudah kalo dibarengi usaha dan doa “of course…you must believe that” dibilang mudah yach gitu deh karena langkah-langkahnya dapat ditemukan di file README pada file source kernel yang anda dapat peroleh dari berbagai sumber diinternet.
Berikut adalah panduan bagi anda yang memiliki niat untuk mengupgrade kernel yang digunakan oleh distribusi GNU/Linux anda dan sangat kesulitan dalam melaksanakan niat anda tersebut. Sebelum anda mencobanya sebaiknya anda backup dulu kernel GNU/Linux yang anda gunakan sekarang. Setelah itu tidak perlu takut untuk mengoprek sesuai kemampuan serta kebutuhan anda sendiri.
Anda pernah mendengar atau membaca kutipan berikut “Penulis tidak bertanggung jawab terhadap segala kerusakan yang terjadi akibat tutorial ini, resiko ditanggung penumpang, bukan supir” So jadilah supir yang baek ya, but jangan takut tuk nancap gas kalo jalan kosong. Oke kita lanjut …..
Beberapa alasan yang membuat orang ingin menguprade kernelnya yaitu:
1. Sekedar iseng (alasan utama :p) just try it.
2. Dukungan Hardware yang lebih baru khususnya sound card.
3. Dukungan write pada Network Technology File System
Sebelumnya download dulu package module-init-tools minimal versi 3.0 serta kernel linux minimal versi 2.6.13 karena keduanya akan kita gunakan sebagai bahan praktik pada kesempatan ini. Kernel GNU/Linux versi 2.6.xx sedikit berbeda dengan versi sebelumnya, olehnya itu untuk mengkompile kernel GNU/Linux-2.6.xx dibutuhkan package module-init-tools disarankan minimal versi 3.0, setelah itu build package tersebut.
Copy package hasil download anda didirektori /tmp kemudian dekompres packages tersebut. Jika packagesnya tar.gz gunakan tar zvfx atau tar jzvf jika packagesnya adalah tar.bz2. Ok let’s do it hun … J
root@geek:/# cd /tmp/moudule-init-tools-3.0/
Masuk kedalam direktori kerja /tmp/module-init-tools-3.0
root@geek: tmp/moudule-init-tools-3.0# ./configure
Perintah ini menempatkan file instalasi di /usr/local/sbin
root@geek: tmp/moudule-init-tools-3.0# make links
Mengembalikan file insmod, modprobe, rmmod and lsmod yang ada direktori /sbin ke /usr/local/sbin.
root@geek: tmp/moudule-init-tools-3.0# make
root@geek: tmp/moudule-init-tools-3.0# make install
Dua perintah diatas akan mem buildin packages module-init-tools
root@geek: tmp/moudule-init-tools-3.0# ./generate-modprobe.conf /etc/modprobe.conf
Perintah diatas dijalankan jika baru pertama kali berfungsi mengconvert old modules.conf menjadi modprobe.conf yang diletakkan didirektori /etc
root@geek: tmp/moudule-init-tools-3.0# cp modprobe.devfs /etc
Dijalankan jika anda menggunakan devfs pada kernel anda.
root@geek: tmp/moudule-init-tools-3.0# depmod
Oke kita memasuki tahap yang paling urgen dari proses yang akan kita lakukan yaitu mengkonfigurasi dan mengkompile kernel linux-2.6.13 yang telah kita download sebelumnya. Copy kernel GNU/Linux hasil download anda didirektori /usr/src kemudian dekompres kernel tersebut. Jika format kernelnya dalam bantuk tar.gz gunakan tar zvfx atau tar jzvf jika kernelnya adalah tar.bz2 untuk dekompresnya.
root@geek: /# cd /usr/src
Masuk kedalam direktori kerja kernel GNU/linux
root@geek: usr/src# ln –s linux-2.6.13/ linux-x
Membuat link file yaitu linux dengan direktori dekompres kernel linux-2.6.13
root@geek: usr/src# cd linux
Masuk kedalam direktori kerja links file linux (kernel linux-2.6.13)
root@geek: usr/src/linux# make mrproper
root@geek: usr/src/linux# make menuconfig
Konfigurasi fitur-fitur kernel yang anda inginkan seperti dukungan terhadap dukungan hardware baru, dukungan fitur write terhadap NTFS milik windows xp dan temanteman barunya. Setelah anda memantapkan fitur pilihan anda simpan dan keluar dari konfigrasi tersebut.
Selain make menuconfig yang jalan dimodus base antara text dan GUI alias text based colour menus dapat pula digunakan make config untuk modus text murni atau make xconfig untuk modus GUI basis Qt atau make gconfig untuk modus GUI basis Gtk.
root@geek: usr/src/linux# make all
Disinilah proses kompile kernel sebenarnya (Sedikit berbeda dengan versi kernel 2.4 kebawah), tidak diperlukan lagi perintah make dep, make clean dan make bzImage semua sudah jadi satu dengan perintah make all.
root@geek: usr/src/linux# make modules_install
Membuat modules kernel didirektori /lib/modules/2.6.13 (Sesuai versi kernel yang anda opreki). Sampai tahap ini kernel yang digunakan oleh system penulis masih kernel versi 2.4.26, untuk mengaktifkan kernel versi 2.6.13 anda harus menyiapkan pada direktori /boot sehingga pada saat boot berikutnya kernel 2.6.13 dapat diload dengan baik oleh system.
Pastikan anda membackup kernel sebelumnya untuk menjaga kemungkinan terburuk seperti pesan kernel panic.
root@geek: /# cp /boot/vmlinuz /boot/vmlinuz-2.4.26
root@geek: /# cp /boot/System.map /boot/System.map-2.4.26
root@geek: /# cp /boot/config /boot/config-2.4.26
Ketiga perintah diatas bertujuan untuk membackup kernel lama yang telah digunakan untuk jaga-jaga aja. Selanjutnya copy kernel baru yang telah kita kompile kedirektori boot beserta file System.map dan config.
root@geek: /# cp /usr/src/linux/arch/i386/boot/bzImage /boot/vmlinuz
root@geek: /# cp /usr/src/linux/System.map /boot/System.map
root@geek: /# cp /usr/src/linux/.config /boot/config
Langkah terakhir adalah mengkonfigurasi file bootloader yang digunakan yaitu lilo.conf yang terletak didirektori /etc. Gunakan editor kesukaan anda seperti mc ato vi.
Buat baris berikut pada file lilo.conf
root@geek: /# vi /etc/lilo.conf
image=/boot/vmlinuz-2.4.26
label=”OldLinux”
root=/dev/hda8
read-only
image=/boot/vmlinuz
label=”NewLinux”
root=/dev/hda8
read-only
Perhatikan lokasi partisi root anda, kebetulan lokasi root penulis ada di /dev/hda7. Setelah itu jalankan lilo yang telah dikonfigurasi.
root@geek: /# lilo –C /etc/lilo.con
root@geek: /# init 6
Sebelum anda menjalankan init 6 sediakan secangkir softdrink sepeti teh botol soalnya apapun makanannya minumnya tetap ………??? Anda berhasil ??? jika tidak cari sendiri masalahnya dimana dan solusinya dapat ditemukan di file README.
Berikut adalah informasi perkembangan kernel GNU/Linux sejak awal dikembangkannya oleh Linuz B. Torvals yang bermula pada proyek hobby yang didukung oleh komunitas open source seluruh dunia. Yang disajikan adalah versi-versi kernel yang sifatnya general sebagai berikut
• Linux version 0.01 (10.239 Baris Kode) dirilis pada September 1991
• Linux version 0.02 dirilis pada Oktober 1991
• Linux 0.11 dirilis pada Desember 1991
• Linux version 0.95 dirilis pada Maret 1992 (Mendukung X Window System)
• Sepanjang tahun 1993 dan awal 1994 - 15 development versions 0.99.*
• Linux 1.0.0 (176.250 Baris Kode) dirilis pada 14 Maret 1994
• Linux 1.2.0 (310.950 Baris Kode) dirilis pada Maret 1995
• Linux 2.0.0 (777.956 Baris Kode) dirilis pada 9 Juni 1996
• Linux 2.2.0 (1.800.847 Baris Kode) dirilis pada 25 Januari 1999
• Linux 2.4.0 (3.377.902 Baris Kode) dirilis pada 4 Januari 2001
• Linux 2.6.0 (5.929.913 Baris Kode) dirilis pada 17 Desember 2003
• Linux 2.6.16.11 (6.981.110 Baris Kode) dirilis pada 24 April 2006
• Linux-2.6.17.11 dirilis pada 23 Agustus 2006
Add A Comment